Kenali Ciri Asam Urat Ini dan Ikuti 5 Langkah Mudah Mengatasinya

Kenali Ciri Asam Urat Ini dan Ikuti 5 Langkah Mudah Mengatasinya

Asam urat adalah salah satu penyakit yang paling sering diderita oleh masyarakat Indonesia. Karenanya, ciri-ciri dan gejalanya sangat mudah untuk dikenali semua orang. Ciri-cirinya dapat dikenali dari gejala umum maupun khusus yang dirasakan oleh badan kita. Mengenali gejala asam urat sendiri sangat penting untuk dilakukan sehingga kita mampu mengambil langkah-langkah pencegahan dengan segera.

Berikut Gejala Umum Asam Urat

  • Apakah Anda pernah mengalami pegal-pegal atau rasa nyeri pada persendian?
  • Pernahkah Anda bertanya-tanya mungkinkah rasa nyeri itu ada akibat aktivitas yang terlalu padat atau jangan-jangan adalah gejala asam urat?
  • Kalau rasa nyeri memang terjadi berulang, sebaiknya Anda tidak menyepelekannya. Karena mungkin itu adalah ciri awal dari penyakit asam urat.

Agar bisa memahami lebih jelas mengenai gejala asam urat, berikut adalah uraian yang penting Anda ketahui.

1. Sakit pada Persendian
Rasa pegal-pegal pada area persendian termasuk ke dalam ciri-ciri asam urat. Gejala ini paling sering dirasakan dan menjadi keluhan pertama yang dialami oleh penderita asam urat. Biasanya, nyeri ini akan muncul pada beberapa bagian kaki seperti, jempol kaki, dan lutut. Apabila sudah semakin parah, rasa nyeri akan menjalar ke area siku dan pergelangan tangan, bahkan bisa juga menyerang pundak.

Mengapa bisa demikian? Hal ini dikarenakan adanya penumpukan kadar asam urat yang berlebih di dalam darah. Penumpukan tersebut lama-lama akan mengkristal di bagian persendian. Itulah sebabnya, persendian akan mengalami nyeri dan linu. Linu dan pegal di sendi akan makin terasa ketika malam hari. Namun, ada kalanya rasa nyeri muncul tiba-tiba tanpa mengenal waktu. Misalnya, ada penderita asam urat yang merasakan nyeri justru ketika bangun tidur di pagi hari.

asam urat

2. Persendian Bengkak
Pengkristalan yang terjadi pada persendian lama-kelamaan akan membuat sendi tersebut membengkak. Apalagi, jika bagian sendi tersebut dipaksa untuk melakukan aktifitas, pembengkakkan pun terjadi lebih cepat. Kalau dibiarkan secara terus-menerus, pembengkakkan ini dapat merusak sistem sendi dan tulang-tulang di dalamnya. Sendi yang mengalami membengkak, saat disentuh akan terasa lunak. Kondisi demikan terjadi karena jumlah pelumas pada sendi telah meningkat. Hal ini akan membuat peradangan terjadi di daerah sendi-sendi sehingga akan menimbulkan sakit.

3. Kulit Memerah, Gatal dan Panas
Anda pun perlu memperhatikan kulit yang berada di sekitar sendi yang sakit. Pasalnya, kulit di sekitarnya akan berubah warna menjadi kemerahan. Coba Anda perhatikan ciri-ciri asam urat yang satu ini. Faktanya, setiap manusia pastilah mempunyai kadar asam urat di dalam tubuh. Saat asam urat masih normal, akan dibuang melalui urin. Berbeda saat kadar asam urat sedang tinggi, ginjal akan bekerja ekstra untuk menyaring urin. Akibatnya, akan terjadi penumpukan dan pengkristalan pada sendi. Banyaknya pengkristalan tersebut, akan membuat sendi meradang. Akibatnya bagian sendi yang meradang akan membuat kulit menjadi merah.

Ciri-ciri yang lain adalah kulit menjadi gatal. Namun, rasa gatal ini justru akan muncul saat pembengkakkan dan peradangan kulit telah mereda. Selain menjadi gatal, tekstur kulit akan berubah pula menjadi bersisik. Bila Anda garuk terus menerus maka akan menyebabkan kulitnya terkelupas. Bukan cuma gatal, Anda juga akan mengalami rasa panas pada bagian persendian. Rasa panas ini merupakan akibat lanjut dari peradangan. Beberapa kondisi di atas jelas membuat tubuh Anda akan merasa tidak nyaman dan kesulitan dalam beraktivitas.

4. Keram
Keram yang acapkali terjadi di bagian kaki adalah salah satu ciri asam urat. Terlebih, kalau Anda memang sering mengalami keram secara tiba-tiba. Hal ini terjadi karena, persendian akan menjadi kaku akibat dari rasa pegal atau nyeri. Bagian sendi akan susah digerakkan, akibatnya justru akan menjadi kaku dan memicu keram.

5. Badan Demam seperti Flu
Mungkin ciri asam urat ini terbilang saru dengan penyakit lainnya. Soalnya, Anda akan merasakan gejala-gejala flu seperti demam, badan panas, dan merasa lemas. Aneh bukan? Namun, kondisi demikian benar-benar terjadi. Saat terkena asam urat, persendian akan mengalami banyak peradangan. Adanya peradangan tersebut akan membuat kekebalan tubuh banyak menggunakan sel darah putih untuk menyerangnya. Itulah yang menyebabkan Anda akan merasakan gejala yang mirip dengan flu. Memang, tidak semua penderita akan mengalami gejala serupa flu.

Itulah 5 ciri asam urat yang perlu Anda pahami agar bisa segera mengambil langkah pencegahan.

Cara Mudah Mencegah Asam Urat

Setelah mengetahui ciri-ciri asam urat secara umum. Tentu, Anda tidak ingin merasakannya bukan? Oleh sebab itu, Anda bisa menempuh beberapa cara mudah untuk mencegah asam urat di bawah ini.

1. Minum Air Putih
Air putih memang sudah terbukti khasiatnya untuk tubuh, salah satunya yaitu dapat mencegah terjadinya asam urat yang tinggi. Hindarilah minuman-minuman berwarna dan berasa. Segeralah beralih pada air putih saja karena, akan lebih sehat dan bermanfaat. Lebih lagi minuman-minuman yang mengandung soda. Jenis minuman tersebut sangat tidak diperbolehkan bagi penderita asam urat karena mengandung banyak garam. Bagi Anda yang belum terkena asam urat, hindarilah minuman bersoda.

2. Hindari Makanan dengan Purin Tinggi
Setiap makanan mempunyai kadar purinnya masing-masing. Penderita asam urat sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. Kandungan purin pada beberapa makanan adalah sebagai berikut:

  • Purin Tinggi : ikan kering, ikan kalengan atau sarden, jeroan, ikan tuna, makanan laut, dan minuman beralkohol.
  • Purin Sedang : kacang-kacangan, ayam, daging sapi, jamur, bayam dan sejenisnya.
  • Purin Rendah : buah-buahan, telur, yogurt, kentang, susu, mentega, serealita, cuka, gula tebu, sayur, acar, dan sebagainya.

3. Mengonsumsi Susu, Jus Jeruk, dan Kopi
Susu memiliki kandungan purin yang rendah sehingga baik untuk mencegah terjadinya asam urat. Sebaiknya, konsumsilah susu tanpa gula atau gantilah pemanisnya dengan gula jagung. Faktanya, mengonsumsi susu secara rutin dapat menurunkan risiko terjadinya asam urat. Selain susu, ternyata minuman yang tidak kalah enak adalah jus jeruk. Jus jeruk kaya akan vitamin C yang dapat menurunkan risiko asam urat. Selain itu, cara membuatnya pun sangat mudah. Kopi juga dipercaya dapat menurunkan risiko terkenanya asam urat, tetapi harus tetap pada batas yang wajar.

Perlu diingat bahwa Anda sebaiknya mengonsumsi kopi tanpa gula, agar khasiatnya lebih terasa. Jika pun Anda mau menggunakan gula, gunakanlah gula aren asli yang lebih baik jika dibandingkan dengan gula tambahan atau gula pasir.

4. Perbanyak Mengonsumsi Buah
Buah yang sangat manjur untuk penderita asam urat adalah jenis beri-berian. Beri-berian juga dapat Anda konsumsi secara rutin, apabila tidak ingin terserang asam urat. Mengapa harus beri? Faktanya adalah, buah beri mengandung antikosidan yang baik, berpurin rendah, dan kaya akan vitamin. Namun, Anda pun dapat mengonsumsi buah lain untuk tetap menjaga keseimbangan di dalam tubuh.

5. Kurangi Berat Badan dengan Rajin Berolahraga
Terakhir, cara untuk mencegah asam urat adalah dengan mengurani berat badan. Berat badan berlebih dapat memicu terjadinya asam urat. Lakukanlah olahraga secara rutin untuk menjaga kebugaran dan melemaskan otot dan sendi. Ingat! Jangan malah berolahraga! Langkah lain untuk mencegah terkena asam urat adalah dengan mengonsumsi M Biopro. Kandungan alaminya mampu menekan risiko terkena asam urat. Rutinkan minum setiap pagi agar asam urat tidak bakal kembali lagi.

Nah, dari semua ciri-ciri asam urat yang telah dibahas? Adakah yang sekarang sedang Anda alami?